Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

4 Cara Mengendalikan Emosi Ibu Pada Anak


Pentingnya Seorang Ibu Mengendalikan Emosinya Pada Anak, Kali ini Mimin akan membahas langkah bunda-bunda dalam menghadapi emosi pada buah hatinya.
Pertama saya membahas materi tentang pentingnya seorang ibu untuk mengendalikan emosinya karena bagaimana kita akan mengajarkan anak untuk mengendalikan emosinya, jika kita orangtuanya belum bisa mengendalikan emosi kita?

Menjadi ibu memanglah tidak mudah. Membuat kita selalu baper dan tiada hari tanpa drama dengan anak. Apalagi, kalau kita dalam kelelahan, ya. Membuat kita dengan mudahnya marah-marah pada anak. Namun, karena itulah Allah langsung meletakkan syurganya dibawah kaki kita dan meninggikan 3 kali posisi kita atas peran ayah. Jika kita, bisa melaluinya dengan sabar

Sebagai ibu, membuat kita perlu berlatih berkali-kali bagaimana mengendalikan emosi kita terutama pada anak. Jadi, hari ini saya akan membagikan cara mengendalikan emosi kita sebagai ibu pada anak. Agar kita tidak sampai menyakiti anak karena bentakan dan pukulan kita ya, Bun

Ada 4 Cara Mengendalikan Emosi Ibu Pada Anak yaitu

1. Menjauh dahulu sebentar dari anak.
Ketika kita dalam keadaan marah atau kurang baik. Anak bisa dititipkan ke ayahnya atau ke orang terdekat yang ada di dalam rumah. "Kalau nggak ada siapa-siapa, gimana?" Tetap menjauh dulu dari anak, misalnya tinggalkan dulu saja anak sebentar di ruang tamu dan kita pergi dulu ke ruang lain untuk menenangkan diri sebentar. Tapi, jangan lama-lama juga ya, Bun.

2. Tarik nafas panjang berkali-kali boleh sambil istigfar juga.
 Tenangkan diri. Karena, bagaimana kita bisa menenangkan anak, kalau kita juga belum bisa menenangkan diri kita. Yang ada, malah kitanya jadi nggak sengaja melampiaskannya kepada anak atau ikutan tantrum bersama anak

3. Setelah agak tenang lalu sampaikan pesan pada diri sendiri.
 "Oh, anakku rewel karena dia masih kecil, masih belum bisa mengungkapkan keinginannya dengan cara yang baik atau mungkin ada kebutuhannya yang belum terpenuhi dll". Berusaha mengemas pikiran yang negatif atas perilaku anak menjadi positif, akan membawa pikiran yang positif pula pada diri kita

4. Setelah tenang, baru keluar dan hadapi anak dengan hati yang lapang.
Jangan banyak ekspektasi pada anak. Biar kita ga capek hati lagi. Setelah anak tenang, baru kita ajak anak mengobrol dari hati ke hati. Mengapa begini dan mengapa begitu dengan bahasa yang sederhana dan dimengerti anak. Bantu pula anak untuk mengeluarkan emosi negatifnya. Dengarkan curhatannya dan tarik emosi negatifnya keluar tanpa menghakimi anak. Setelah itu sampaikan pesan positif kita pada anak dan terakhir jangan lupa peluk dan katakan cinta kita pada anak. Agar anak tetap selalu merasa dicintai oleh kita.
Itu secara tekniknya ya, Bunda. Tetap, kita pun perlu ilmu tambahan untuk memberikan pemahaman yang baik pada diri kita dan butuh dikuatkan. Untuk pemahamannya cara mengelola emosi ibu pada anak. Bisa baca di sini, ya. Nanti, bisa kembali lagi ke sini. Sebelum kita lanjut ke materi selanjutanya.

Bunda, setelah kita belajar tentang cara mengendalikan emosi kita. Selanjutnya, kita pun perlu belajar bagaimana cara mengendalikan emosi anak. Agar kita, nggak sering main drama juga dengan anak dan semoga artikel ini dapat menambah khasanah ilmu parenting dan tentunya bermanfaat untuk khalayak ramai.
#dari berbagai Sumber

Posting Komentar untuk "4 Cara Mengendalikan Emosi Ibu Pada Anak"