Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Ukhty Sartini Sosok Inspiratif Di MI Muhammadiyah Kabupaten Karanganyar





 Hidup Indah Penuh Barokah  - Ustadzah Sartini, S. Pd


    copyright
Karanganyar, www.deticku.com, Disela-sela kesibukannya sebagai ibu dan mengurus keluarga, salah satu guru favorite di MI Muhammadiyah Kabupaten Karanganyar yaitu Ustadzah Sartini, S. pd  menyempatkan diri untuk menulis di laman karanganyar.aisyiyah.or.id  berikut kutipan tausyiah dari ustadzah Sartini, S. Pd.
 
Assalamu'alaikum Wr. Wb.

Alhamdulillah, wa syukurillaah. wa sholatu wassalaamu ‘alaa Rosuulillaah. Laa nabiyya ba’dah. Amma ba’du. Muslimah yang dirahmati Allah SWT, Semua manusia tentunya mengharapkan limpahan barokah dalam hidupnya. Semua orang pasti suka diberi sehat, panjang umur, hidup indah dan hidup berkecukupan. Hanya saja, perjalanan hidup tak selalu ideal. Ibarat pepatah, hidup seperti roda pedati. Kadang di atas, kadang di bawah. Akan tetapi kita harus selalu menyukurinya bagaimanapun kondisi kita saat ini karena Allah SWT Maha Mengetahui yang terbaik untuk hambaNya.

Berkah berasal dari bahasa arab, yaitu dari kata Barokah yang artinya nikmat. istilah lain berkah adalah mubarak, atau tabaruk. Berkah (barokah) dapat diartikan juga bertambahnya kebaikan. Baik kebaikan berupa bertambahnya harta, rezeki, maupun berupa kesehatan, ilmu, dan amal kebaikan (pahala). Secara ilmu bahasa, Al Barakah berarti berkembang, bertambah, kebahagiaan dan kebaikan yang banyak dan abadi.
Bagaimana cara memperoleh keberkahan dalam hidup kita? Ada 2 hal yang bisa mengantarkan kita pada kunci kerberkahan hidup, yaitu :

1. Iman Kepada Allah

Iman dan taqwa adalah syarat pertama agar rezeki kita diberkahi oleh Allah SWT. Sebagaimana firman Allah SWT dalam QS Al A’raf : 96 yang artinya
Artinya : "Jikalau sekiranya penduduk negeri-negeri beriman dan bertakwa, pastilah Kami akan melimpahkan kepada mereka berkah dari langit dan bumi, tetapi mereka mendustakan (ayat-ayat Kami), maka Kami siksa mereka disebabkan perbuatannya" (QS Al A’raf : 96)

Inilah hakikat ketaqwaan yang menjadi syarat datangnya keberkahan. Balasan Allah SWT untuk hamba-hambaNYA yang beriman, maka kita tidak perlu resah dengan apa yang belum Allah SWT takdirkan untuk kita.

2. Beramal Shaleh

Yang dimaksud dengan amal shaleh yaitu menjalankan perintah dan menjauhi laranganNya sesuai dengan syariat yang diajarkan Rasullulah saw. Setiap warga Muhammadiyah diharapkan melaksanakan ibadah mahdhah dengan sebaik-baiknya dan menghidupkan ibadah sunnah serta menghiasi diri dengan iman yang kokoh, ilmu yang luas dan amal shaleh yang tulus sehingga tercermin dalam kepribadian dan tingkah laku yang terpuji.
Allah SWT berfirman, “Barangsiapa yang mengerjakan amal saleh, baik laki-laki maupun perempuan dalam keadaan beriman, maka sesungguhnya akan Kami berikan kepadanya kehidupan yang baik. Dan sesungguhnya akan Kami beri balasan kepada mereka dengan pahala yang lebih baik dari apa yang telah mereka kerjakan,(QS. An Nahl: 97)
Sangat jelas janji Allah SWT bahwa orang yang beriman dan beramal sholeh, merekalah yang sebenarnya merasakan manisnya kehidupan dan kebahagiaan karena hatinya yang selalu tenang, berbeda dengan orang-orang yang lalai dari Allah yang selalu merasa gelisah.
Muslimah yang dirahmati Allah SWT

Amal shaleh apa saja yang bisa kita lakukan agar keberkahan bisa diraih, diantaranya, yaitu :

1. Mensyukuri segala nikmat

Tiada kenikmatan yang kita rasakan melainkan datang dari Allah SWT. maka kita wajib mensyukurinya. Seseorang yang telah mendapatkan taufik untuk bersyukur, ia akan mendapatkan keerkahan dalam hidupnya sehingga Allah akan senantiasa melipatgandakan kenikmatan baginya.
Sebagaimana Allah SWT berfirman :
"Sesungguhnya jika kamu bersyukur, pasti Kami akan menambah (nikmat) kepadamu, dan jika kamu mengingkari (nikmat-Ku), maka sesungguhnya azab-Ku sangat pedih" (QS. Ibrahim : 7)

2. Membayar zakat (sedekah)

Zakat merupakan salah satu amalan yang menjadi faktor yang mendatangkan keberkahan. Setiap anggota Muhammadiyah hendaknya menunaikan zakat maupun mengamalkan sedekah, infak, wakaf dan amal jariyah dari penghasilan yang diperolehnya.

3. Mencari rezeki yang halal dan thoyibah

Tempuhlah jalan yang baik dalan mencari rezeki, yaitu dengan mengambil yang halal dan meninggalkan yang haram.
4. Melatih diri bersikap qona’ah (Merasa berkecukupan)

Tidak mudah mengeluh atas rejeki yang sedikit. Yakin bahwa Allah SWT yang menjamin kesejahteraan hidupnya. Orang yang qona’ah tidak serakah, tidak egois. Sebaliknya, justru lebih suka berbagi. Peduli terhadap sesama. Qonaah adalah kunci kekayaan.

5. Segera bertaubat jika berbuat salah
Perbuatan dosa menjadi salah satu penyebab terhalangnya rezeki, maka taubat dan istigfar yang mampu membukakan kembali datangnya rezeki yang halal dan barokah.

6. Menyambung silaturahim
Upaya menjalin hubungan baik dengan setiap orang akan mendatangkan keberkahan dalam hidup. Dalam hubungan sosial yang lebih luas setiap anggota Muhammadiyah baik sebagai individu, keluarga maupun jamaah harus menunjukkan sikap-sikap sosial, menjunjung tinggi kehormatan, memupuk rasa persaudaraan, dan menanamkan kasih sayang.


7. Optimis dalam berdo’a.
Jangan pernah bosan dalam berdo’a karena do’a itu kunci segala kebaikan dan ketentraman jiwa. Do’a juga merupakan kekuatan energi spiritual hamba kepada Allah SWT. Jangan pernah menuntut Allah untuk segera mengabulkan do’a karena Dia Maha Tahu kapan waktu yang tepat do’a kita akan dikabulkan.
Demikian sedikit uraian tentang Hidup Indah Penuh Barokah, semoga kita bisa mengamalkan dan menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari. Semoga Allah SWT menjauhkan kita dari fitnah dan maksiat, serta menjadikan kita sebagai golongan orang-orang bertaqwa yang mendatangkan ridha NYA. Aamiin.

Wassalamu'alaikum Wr. Wb.

Posting Komentar untuk "Ukhty Sartini Sosok Inspiratif Di MI Muhammadiyah Kabupaten Karanganyar"