Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Aksi Anak Punk Pasuruan Berbagi Takjil

Pasuruan, deticku.com, Apa yang ada di benak kalian dengan orang yang berdasi, pakai jas, rambut tertata rapi bersepatu, memakai jam bermerk dan wangi? Komentar anda pasti ini orangkaya/pejabat, dan jarang sekali manggilnya koruptor. Sebaliknya apa yang anda pikirkan jika ada orang berpakaian lusuh, tampang gahar, tatoan, rambut acak2an asesoris nggak karuan, sepatu boot dan aroma khas keringat? Komentar anda pasti gelandangan, sampah masyarakat, urakan sampai penjahat .

Kebaikan tidak perlu diperlihatkan akan tetapi untuk membuktikan existensi kebaikan kadang harus di exsploitasi dengan balutan manis diberi aroma politis. Itu gambaran yang terlihat dari para pejabat yang meracuni pemikiran masyarakat dengan bumbu-bumbu dan intrik kepentingan pribadinya.

Apa yang diperliahatkan anak Punk kabupaten Pasuruan  di  Jl Kh.mansyur (perempatan bulu ) seakan membuka mata masyarakat bahwa apa yang tergambar selama ini tentang anak Punk keliru, mereka kompak berdonasi dalam kegiatan membagi takjil kepada masyarakat, mereka saling melengkapi dalam kegiatan tersebut,meski kadang ada yg menolak tdk mematahkan semangat anak Punk Pasuruan dalam menyelesaikan misi di bulan suci dan massa pandemi membagi dan terus bergerak memastikan habisnya amunisi.

Mengapa mereka tidak memakai masker?

"Anda bisa bayangkan jika anak Punk memakai masker apalagi warnanya Pink malah nanti dibilang cherry bell" ungkap firman/kentung kepada deticku.com melalui jaringan seluler.

Firman/kentung juga menegaskan bahwa "kegiatan ini sebagai bentuk kepedulian Kita terhadap sesama, menyadarkan masyarakat bahwa kita  juga anak bangsa yang cinta akan Negeri cuma cara kami yang berbeda dan semoga kegiatan ini menginspirasi anak Punk di daerah lain".

Keadaan yang membuat mereka tangguh dalam segala medan, sudah terbiasa dengan kehidupan keras membentuk jiwa yg tahan banting dalam menghadapi permasalahn dan peliknya kehidupan ini. Mereka menganggap Kepentingan oknum/politis hanya sampah yang mengakibatkan pertemanan menjadi perseteruan. Anak Punk selalu asik dan tulus dalam berteman tdk memandang Ras, golongan, agama bagi Mereka solidaritas tanpa batas sangat dijunjung tinggi melebihi aturan yang dibuat untuk politisasi.




Posting Komentar untuk "Aksi Anak Punk Pasuruan Berbagi Takjil"